Majalengka – Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kodim 0617/Majalengka menggelar Upacara Bendera 17 yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Makodim, Jalan KH Abdul Halim No. 403, Kelurahan Tonjong, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, pada Kamis (20/4/2026).
Upacara yang dipimpin oleh Inspektur Upacara (Irup) Kasdim 0617/Majalengka Mayor Inf Sugianto ini diikuti oleh pasukan gabungan dari Perwira Kodim, personel bersenjata, gabungan Kodim dan Koramil, serta PNS jajaran Kodim dan Koramil. Bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) yaitu Danramil 1712/Sumberjaya Kapten Chb Bajuri, sementara Perwira Upacara (Paup) dijabat Pasi Pers Kapten Cba Cucun Sudirja.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Mayor Inf Sugianto, disampaikan sejumlah pesan penting menyikapi dinamika global dan nasional yang semakin kompleks.
Panglima TNI mengawali amanatnya dengan mengucapkan selamat Idul Fitri 1447 H. “Minal ‘Aizin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh Prajurit, PNS dan keluarga besar TNI,” demikian kutipan amanat.
Lebih lanjut, Panglima TNI mengingatkan tentang situasi perang Iran-Israel dan Amerika Serikat yang terus memanas serta berdampak luas pada politik dan ekonomi nasional. Ia juga menyebutkan bahwa TNI kehilangan beberapa prajurit terbaik yang bertugas di perbatasan Israel-Lebanon. Sebagai dampak krisis energi global, efisiensi anggaran dan energi juga harus dilaksanakan, termasuk kebijakan work from home setiap hari Jumat.
“Dalam situasi ini, kesiapan dan kewaspadaan kita terhadap tugas dan fungsi satuan di wilayah masing-masing harus tetap tinggi,” tegas amanat tersebut.
Panglima TNI juga menyoroti masih terjadinya peristiwa hukum yang melibatkan anggota TNI, yang dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh prajurit diminta selalu bersikap hati-hati, teliti, dan taat aturan.
Selain itu, peringatan keras disampaikan terkait penggunaan media sosial. Banyak opini, berita bohong, dan provokasi yang berpotensi menjadi sumber perpecahan. Prajurit dan PNS TNI diminta bijak, tidak mudah terpengaruh, serta ikut serta menjawab dengan santun jika institusi TNI dirugikan di media sosial.
Panglima TNI menutup amanatnya dengan menekankan perlunya peningkatan keimanan, mengikuti perkembangan strategis, serta terus menjadi pionir dalam membangun kinerja TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA) di tengah perubahan lingkungan strategis yang dinamis.
Upacara berlangsung tertib dan lancar, menunjukkan semangat kebersamaan dan kedisiplinan jajaran Kodim 0617/Majalengka pasca perayaan Idul Fitri. (Pendim_0617)






