MANOKWARI PB, BUSERJATIM.COM GROUP – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menyempatkan diri melakukan tatap muka dengan masyarakat adat Lapago di Sowi Gunung Kabupaten Manokwari dan tatap muka dengan masyarakat adat Meepago di Amban Kabupaten Manokwari. Kunjungan Pangdam tersebut, diterima hangat oleh Kepala Suku Lapago Sdr. Dangguweah dan Kepala Suku Meepago Sdr. Marinus Adi yang diawali sambutan tarian adat dan penyematan mahkota burung Kasuari.
Pada pertemuan tersebut, Pangdam XVIII/Kasuari melihat secara langsung kondisi nyata masyarakat adat Lapago dan Meepago yang penuh kesederhanaan. Kedua Kepala Suku menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pangdam XVIII/Kasuari dan juga kehadiran anggota Kodim 1801/Manokwari yang aktif berkomunikasi dengan para tokoh masyarakat adat Lapago dan Meepago. Masyarakat adat menaruh harapan besar untuk generasi muda Lapago dan Meepago dapat direkrut menjadi anggota TNI sehingga kolaborasi antara Kodam XVIII/Kasuari dengan tokoh masyarakat menjadi penting.
Sebagai tanda jalinan silaturahmi, Pangdam XVIII/Kasuari menyerahkan tali asih dan sejumlah bibit babi kepada kedua Kepala Suku untuk disalurkan kepada masyarakat adat. Bagi masyarakat adat Lapago dan Meepago, penyerahan bibit babi tersebut tidak hanya memiliki nilai tinggi secara finansial namun juga memiliki nilai tinggi secara spiritual maupun ritual, sebagaimana adat istiadat yang berlaku. Proses peternakan babi akan mendapat perhatian dan pendampingan sehingga nantinya dapat meluas ke seluruh masyarakat adat.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan kehadiran Kodam XVIII/Kasuari harus dapat bermanfaat bagi masyarakat adat dan silaturahmi yang telah terjalin agar terus dijaga untuk kepentingan bersama.
(Tim/Pendam XVIII/Kasuari/Red)






